Tempat Wisata di Purbalingga

Tempat wisata di Purbalingga memang bermacam-macam. Terlebih, buat kamu-kamu yang tinggal di wilayah kabupaten Purbalingga, Purwokerto, dan sekitarnya, pasti kamu sudah tak asing dengan tempat wisata air yang bernama Owabong, bukan?

Memang betul, seperti tak pernah kehabisan pengunjung, obyek wisata Owabong selalu ramai dikunjungi oleh para pelancong yang berasal dari berbagai daerah baik dari dalam, maupun dari luar kabupaten Purbalingga.

Namun, tahukah kamu bahwa ternyata di kabupaten yang memiliki julukan Kota Perwira ini juga mempunyai banyak tempat wisata lain yang tak kalah menarik?

Mungkin sebagian dari kamu belum tahu. Apalagi, kalau kamu yang berdomisili di luar kabupaten Purbalingga atau di luar Jawa Tengah.

Ya sudah deh, sekarang lebih baik kita bahas satu per satu, apa saja sih tempat wisata di Purbalingga?

Melihat Purbalingga dari ketinggian Puncak Sendaren

tempat wisata di purbalingga
Puncak Sendranen (via: reservasi.com)

Di Purbalingga, terdapat sebuah desa yang belakangan ini sedang nge-hitz. Ya, namanya adalah Desa Panusupan yang berada di Kecamatan Rembang, Purbalingga. Walau baru diperkenalkan sekitar 6 bulan yang lalu, tempat wisata ini sudah banyak dikenal oleh para anak hitz dan pemburu foto instagram.

Makanya, kami sarankan, jika kamu mau berkunjung ke tempat ini, berkunjunglah di hari-hari masuk sekolah. Ya, di hari Senin sampai Jumat. Karena kalau kamu datang ketika akhir pekan, kamu akan mendapati tempat ini dalam keadaan ramai. Heheheh.

Kalau kamu mau ke sini, dari arah Purbalingga langsung saja menuju ke arah Desa Rajawana kecamatan Karangmoncol terlebih dahulu. Supaya apa? Supaya jauh. Hahaha. Enggak, deng. Supaya gampang. Setelah sampai di situ, maka akan lebih mudah untuk menuju Desa Panusupan.

Sesampainya di pos utama, kamu akan memarkirkan kendaraanmu di sana. Kemudian, kamu akan meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki selama beberapa menit saja. Totalnya, ada tiga buah pos yang harus kamu lalui untuk menuju ke puncak. Tapi tenang saja, medan yang harus kamu lalui tidak terlalu terjal, kok.

Selama perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan alam yang ijo royo-royo. Mulai dari penampakan Gunung Slamet yang megah, hamparan padi yang membentang luas, sampai pohon-pohon hijau yang tinggi menjulang.

Kemudian, setelah menempuh satu jam perjalanan (iya, 60 menit :p) kamu akan sampai di atas Puncak Sendaren yang terkenal dengan jembatan yang berada di atas awannya ini.

Sementara itu, untuk tarif masuknya, kamu cukup membayar biaya Rp5000 per orang. Sedangkan untuk biaya parkir kendaraannya sebesar Rp2000 untuk motor, dan Rp5000 untuk mobil.

Mari kita basah-basahan di Owabong Waterpark

tempat wisata di purbalingga
Owabong Waterpark dari udara (via: owabong.com)

Saat ini, Owabong menjadi obyek wisata sentral yang paling digemari para wisatawan. Maka tak heran jika tempat wisata ini juga menjadi trandmark-nya Kota Purbalingga. Nah, kalau kamu kebetulan singgah di Kota Perwira ini, maka cobalah berkunjung untuk sekadar main air di salah satu tempat wisata terbesar di Purbalingga ini.

Ada apa saja sih di Owabong?

Sebagai salah satu tempat wisata di Purbalingga yang terbesar, fasilitas penunjang yang ada di Owabong ini terbilang lengkap. Ketika kamu tiba di lokasi Owabong, kamu akan langsung disuguhi berbagai wahana permainan air yang bikin pengen basah-basahan.

Untuk biaya masuk ke waterpark-nya kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp18.000 di hari Senin sampai Jumat, dan Rp25.000 saat akhir pekan. Namun, jika kamu ingin menikmati wahana lainnya, seperti gokart atau sewa pelampung, kamu harus membayar biaya tambahan.

Owabong Waterpark mengandalkan aneka wisata dengan wahana rekreasi air untuk berbagai usia, baik itu untuk anak-anak, maupun untuk orang dewasa. Selain ada kolam renang yang banyak dan besar, di sini kamu juga bisa menikmati permainan lain gokart, fun rafting, dan lain sebagainya.

Oiya, Owabong juga memiliki cottage, lho. Owabong Cottage juga menyediakan berbagai paket outbond, menginap, rafting, paintball, dan banyak keseruan lainnya! Hmmmm, pasti kamu tertarik, kan?

Goa Lawa, rumah dari jutaan ekor kelelawar

tempat wisata di purbalingga
Goa Lawa Purbalingga (via: google image)

Goa lawa, atau Goa Kelelawar berlokasi di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Untuk bisa sampai ke lokasi goa ini, kamu bisa menempuhnya dengan jarak 30 kilometer dari pusat Kota Purbalingga, atau dengan estimasi waktu kurang lebih selama satu jam berkendara

Mungkin, kamu berpikir Goa Lawa ini hanya satu buah Goa saja.. Eits, jangan salah. Di dalam Goa Lawa juga masih terdapat beberapa goa lain, seperti Goa Rahayu, Goa Lorong Panembahan, Goa Pos, Goa Batu Keris, Goa Lawang Kereta, Goa Angin, Goa Langgar, Goa Naga, Goa Batu Semar, Goa Danau, Goa Dada Lawa, dan masih banyak lagi goa lainnya.

Banyak bener! Faktanya, ada sebanyak 16 buah lorong goa yang terdapat di Goa Lawa. Jadi, dalam satu kawasan, kamu bisa menikmati keindahan dan keunikan beberapa macam goa sekaligus. Keren nggak?

Sedangkan untuk biaya masuknya, kamu cukup merogoh kocek Rp7000 pada hari Senin sampai Jumat, dan Rp8000 untuk akhir pekan, dan Rp15.000 pada hari raya Natal dan Tahun Baru.

Murah banget, sob! Kuy nggak nih?

Baca juga sob: Goa Pawon, Saksi Bisu Kehidupan Prasejarah di Bandung

Canyoning asik sambil mengagumi alam sungai Watu Mujur

tempat wisata di purbalingga
Canyoning di Sungai Watu Mujur (via: purbalinggakab.go.id)

Masih di desa Manusupan, di sini juga terdapat tempat berwisata untuk canyoning di sungai Watu Mujur. Tepatnya di Dusun Batur, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Purbalingga.

Untuk sampai ke sini, kamu hanya tinggal ikuti arahan menuju Puncak Sendaren saja. Kurang lebih sama kok. Nanti sesampainya di desa Manusupan, kamu bisa tanya ke warga sekitar mengenai lokasi lebih jelasnya, hehe.

Begitu sampai di lokasi, kamu akan langsung disambut dengan dinding-dinding batu dan pepohonan yang akan membuatmu merasa lebih enjoy dan ingin berlama-lama di sini. Makanya, sayang banget ‘kan, kalau udah sampai di sini tapi kamu nggak sekalian basah-basahan?

Oh iya, karena ini tempat basah-basahan, kami sarankan supaya kamu membawa kamera anti air atau setidaknya waterproof case untuk mengabadikan setiap momenmu. Sayang banget loh, jarang-jarang kan. :p

Setelah puas bermain basah-basahan, pasti perut akan terasa keroncongan. Nah, jangan khawatir, di sini kamu bisa memilih aneka makanan yang telah tersedia di warung-warung tenda yang berada di dekat tempat parkir, kok.

Untuk tarif masuk ke sini juga terbilang murah, sob. Kamu cukup membayar sebesar Rp7000 saja! Itupun sudah termasuk retribusi parkir. Murah kan?

Curug Sumba, pesona keindahan alam yang tersembunyi

tempat wisata di purbalingga
Curug Sumba Purbalingga (via: idiotraveler.com)

Kalau kamu pernah melewati jalan raya Purbalingga-Pemalang, kamu mungkin tidak akan sadar bahwa kamu baru saja melewati sebuah curug yang indah bukan main. Iya, nggak jauh dari jalan raya tersebut, ada sebuah curug yang bernama Curug Sumba.

Kalau kamu melintas dari arah desa Bobotsari ke arah desa Karangreja, cobalah untuk belok kanan ke arah desa Kemojing. Kemudian masuk sekitar 200 meter, parkirkan kendaraanmu di sebelah jembatan yang terletak sebelum tempat penampungan getah pinus bukit perhutani, dan kemudian turunilah sawah yang ada di bawahnya.

Tadaaa! Sampailah kamu di lokasi tempat curug indah ini bernaung.

Keindahan Curug Sumba memang tak bisa ditolak begitu saja. Kondisi lingkungan alamnya yang masih asri menjadi nilai tambah bagi curug yang menjadi salah satu tempat wisata di Purbalingga ini.

Ditambah lagi, jernihnya aliran air sungai di sini membuat siapapun tak kuasa menahan godaan untuk melompat ke dasar sungai. Oh iya, sampai saat ini, kamu tak perlu membayar retribusi untuk masuk ke lokasi Curug Sumba, karena memang belum ada pihak yang mengelola tempat ini. Jadi, fasilitasnya pun masih kurang memadai.

Rafting seru di derasnya arus Sungai Klawing

tempat wisata di purbalingga
Rafting di Sungai Klawing (via: banyumasnews.com)

Kamu ingin menguji adrenalin dengan cara yang berbeda dan antimainstream? Kalau iya, maka kamu harus coba permainan rafting di Sungai Klawing ini. Dijamin deh, hasrat hormon adrenalinmu akan terpuaskan!

Memang olahraga yang satu ini memberikan sensasi berolahraga yang berbeda, adrenalinmu akan begitu dipacu, otot-ototmu akan dipaksa berkontraksi, dan tentu saja mata kalian (karena tidak enak menulis matamu) juga akan dimanja dengan pemandangan yang indahnya bukan main.

Di wilayah kabupaten Purbalingga sendiri, jenis olahraga ini merupakan hal yang baru. Tidak seperti yang ada di beberapa daerah di Jawa Barat yang telah lama dikelola dengan baik. Tapi, rafting di sungai Klawing pasti akan memberikan pengalaman yang berbeda buatmu!

Nah, kalau kamu berminat, pihak pengelola memberikan banyak pilihan paket dengan biaya yang terjangkau. Untuk satu paketnya, kamu dikenakan biaya sekitar Rp150.000 sampai Rp350.000 per orang, tergantung jalur sungai mana yang kamu pilih.

Fasilitas yang tersedia di sini juga terbilang lengkap. Sebut saja seperti welcome drink, air mineral, snack, kelapa muda, makan, dan transportasi lokal. Selama di sini pun kamu juga akan diberi rafting equipment dengan standar internasional lho, seperti jaket, helm, dayung, instruktur yang andal, tim penyelamat, peralatan P3K, pemandu, asuransi pada saat rafting, dan sertifikat rafting.

Jadi, biaya yang ditawarkan di atas cukup sebanding dengan fasilitasnya kan?

Melihat Purbalingga dari ketinggian Bukit Watu Geong

tempat wisata di purbalingga
Puncak bukit Watu Geong (via: google image)

Bukit Watu Geong adalah sebuah bukit batu yang menjulang dengan ketinggian 580 meter di atas permukaan laut. Bukit indah ini terletak di Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, kabupaten Purbalingga. Pada saat cuaca cerah, kamu bisa melihat wilayah kecamatan rembang dan sekitarnya dari puncak bukit lho. Bahkan, waduk Jendral Soedirman yang terletak nun jauh di Banjarnegara pun bisa terlihat dari sini.

Selama perjalanan menuju puncak bukit Watu Geong, kamu akan diterpa dengan semilir angin dan hamparan bunga pacar air yang tumbuh di kiri-kanan. Ditambah lagi dengan beberapa buah mata air di pinggir jalan yang akan semakin memanjakan mata selama perjalanan.

Buat kamu yang memilik jiwa petualang, dijamin deh, kamu nggak akan nyesel kalau main ke tempat ini. Nah, untuk biaya masuknya gimana nih? Tenang, sob. Kamu cukup membayar biaya sebesar Rp5.000 saja alias goceng.

Sekadar saran aja nih sob, kalau kamu ingin menikmati indahnya sunset atau berburu kemilaunya sunrise si tempat wisata di Purbalingga yang satu ini, kami sarankan supaya kamu datang saat awal-awal musim kemarau.

Karena kalau memasuki musim hujan, selain jalanannya yang agak-agak nggak enak buat jalan, kabutnya juga bakalan lumayan tebal, sob. Nggak mau kan nanti ketika kamu sampai di atas, eh, malah nggak keliatan apa-apa.

2 thoughts on “Tempat Wisata di Purbalingga

Leave a Reply