Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar Berdasarkan Hadits Nabi SAW

Mengetahui tanda-tanda malam Lailatul Qadar merupakan salah satu usaha untuk mengetahui kapan malam seribu bulan tersebut diturunkan oleh Allah SWT.

Ada beberapa tanda-tanda malam lailatul qadar yang berasal dari berbagai sumber seperti hadist Nabi SAW.

Disebutkan juga oleh Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah bahwa malam Lailatul Qadar memiliki beberapa tanda-tanda yang mengiringinya dan ada pula yang datang setelahnya.

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

tanda-tanda malam lailatul qadar

Tanda-tanda ini terbagi menjadi dua yakni baik yang mengiringi malam Lailatul Qadar sendiri maupun tanda-tanda yang mengikutinya. Berikut kedua tanda-tanda tersebut:

1. Tanda-tanda yang megiringi datangnya Malam Lailatul Qadar


1. Kuatnya cahaya dan sinar pada malam itu, tanda ini ketika hadir tidak dirasakan kecuali oleh orang yang berada di daratan dan jauh dari cahaya.

2. Thuma’ninah (tenang), maksudnya ketenangan hati dan lapangnya dada seorang mukmin. Dia mendapatkan ketenanangan dan ketentraman serta lega dada pada malam itu lebih banyak dari yang didapatkannya pada malam-malam selainnya.

3. Angin bertiup tenang, maksudnya tidak bertiup kencang dan gemuruh, bahkan udara pada malam itu terasa sejuk.

4. Terkadang manusia bisa bermimpi melihat Allah pada malam itu sebagaimana yang dialami sebagian sahabat radliyallah ‘anhum.

5. Orang yang shalat mendapatkan kenikmatan yang lebih dalam shalatnya dibandingkan malam-malam selainnya.

2. Tanda-tanda yang mengikuti Malam Lailatul Qadar

Matahari akan terbit pada pagi harinya tidak membuat silau, sinarnya bersih tidak seperti hari-hari biasa. Hal itu ditunjukkan oleh hadits Ubay bin Ka’ab radliyallah ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengabarkan kepada kami:

“Matahari terbit pada hari itu tidak membuat silau.” – HR. Muslim

Sesungguhnya malam Lailatul Qadar tidak seperti malam-malam lainnya. Pahala amal shalih di dalamnya juga sangat besar. Maka siapa yang diharamkan mendapatkan pahalanya, sungguh ia tidak mendapatkan kebaikan malam itu.

Oleh karenanya, sudah sewajarnya seorang muslim menghidupkan malam tersebut dengan bersungguh-sungguh melakukan ibadah dan ketaatan kepada Allah secara maksimal.

Dan dalam menghidupkan malam lailatul qadar harus didasarkan kepada iman dan berharap pahala dan ridho Allah Subhanahu wa ta’ala.

Hadits Mengenai Malam Lailatul Qadar

Disebutkan dalam hadits shahih:

من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Artinya:

“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” – HR. Bukhari dan Muslim

Dalam redaksi lain,

من قام ليلة القدر إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Artinya:

“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di Lailatul Qadar imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” – HR. Bukhari dan Muslim

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah menjelaskan tentang waktu turunnya Lailatul Qadar tersebut. Beliau bersabda,

تحروا ليلة القدر في العشر الأواخر من رمضان

Artinya:

“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan.” – Muttafaq ‘alaih

Lalu beliau menjelaskan lebih rinci lagi tentang waktunya dalam sabdanya,

تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان

Yang artinya:

“Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir dari Ramadhan.” – HR. Al-Bukhari

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar lainnya juga sesuai dengan hadist di atas yang menerangkan bahwa malam lailatul Qadar diturunkan pada malam ganjil yaitu malam-malam ganjil dari bulan Ramadhan secara hakiki, yakni malam 21, 23, 25, 27, dan 29.

Lalu sebagian ulama merajihkan (menguatkan), Lailatul Qadar berpindah-pindah dari dari satu malam ke malam ganjil lainnya pada setiap tahunnya.

Lailatul Qadar tidak melulu pada satu malam tertentu pada setiap tahunnya.

Yang terpenting adalah, mari berusaha untuk tidak melewatkan setiap malam Ramadhan agar nantinya malam seribu bulan malam lailatul Qadar tidak terlewatkan begitu saja.

Walaupun telah dibahas mengenai Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar, tetap semuanya karena izin Allah SWT semata, manusia hanya bisa berusaha. Wallahu a’lam, semoga bermanfaat.

Leave a Reply