Tanaman Hias Indoor: Fungsi, Manfaat, dan Jenis-jenisnya

4 min read

Tanaman hias indoor kini semakin diminati oleh masyarakat. Dari beberapa penjual tanaman atau florist yang saya tanyakan, rata-rata mengaku memang dalam beberapa bulan belakangan ini orderan tanaman hias indoor semakin meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Beberapa pelanggan bahkan ada yang memesan dalam jumlah banyak untuk institusi pendidikan atau kantor, namun tidak sedikit juga pelanggan yang memesan untuk skala rumahan, bahkan kos-kosan, seperti saya. Kemudian saya iseng bertanya, “Sebetulnya tanaman apa aja sih yang bisa hidup di dalam ruangan? Apakah semua tanaman bisa?”

Ternyata tidak. Hahaha. Iya juga, sih. Ya masa iya saya mau nanem pohon mangga di dalam rumah. Meskipun sebenernya saya sangat ingin..

Kriteria tanaman hias indoor

Menurut bapak penjual tanaman yang waktu itu saya temui tapi saya lupa nanya namanya, ada paling enggak tiga kriteria utama tanaman yang bisa dijadikan tanaman hias indoor.

1. Jenis dan ukuran tanaman

Yang pertama adalah kamu harus mengenali jenis tanaman yang mau kamu tanam. Kamu haru tahu nama tanaman tersebut, misalnya seperti aglaonema, begonia, untuk paling tidak supaya bisa mencari referensi dalam merawatnya.

Perlu diketahui juga apakah tanaman tersebut cocok hidup di dalam pot atau dengan cara hidroponik, dapat mencapai ukuran besar atau tidak, dan informasi-informasi lain yang terkait.

2. Daya tahan hidup tanaman

Kriteria yang kedua adalah, tanaman tersebut dapat beradaptasi dengan lingkungan rumah. Sesuaikan juga dengan suhu lingkungan rumahmu. Beberapa tanaman membutuhkan suhu rendah dan beberapa tanaman dapat survive di berbagai macam suhu.

Yang tak kalah pentingnya juga adalah kebutuhan air. Pada dasarnya semua tanaman membutuhkan air, tapi kebutuhan air tiap tanaman berbeda-beda. Pilihlah tipe tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak air, kecuali kalau kamu ingin menanam tanaman air seperti tanaman aquascape.

3. Kebutuhan cahaya tanaman

Nah, ini. Salah satu alasan utama mengapa tidak semua tanaman hias dapat dijadikan tanaman hias indoor, adalah karena kebutuhan setiap tanaman akan cahaya berbeda-beda. Karena tujuan tanaman ini adalah untuk tanaman indoor, maka intensitas cahaya yang akan diterimanya menjadi berkurang.

Untuk itu, merupakan hal yang penting mengetahui kebutuhan cahaya tiap jenis tanaman. Pilihlah tanaman hias yang sekiranya masih bisa bertahan hidup di dalam kondisi cahaya rendah, atau bahkan tidak terlalu butuh banyak cahaya.

Fungsi dan manfaat tanaman hias indoor

Seperti makan ayam penyet, harus ada lalapan biar ada ijo-ijonya. Begitu juga rumah, harus ada tanaman hias biar seger. Berbicara soal manfaat, banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan dari menanam tanaman hias di dalam rumah. Karena pada dasarnya yang namanya tanaman itu pasti ada gunanya. Apalagi pohon kelapa, yang semua bagian pohonnya dapat dimanfaatkan.

Tapi tenang, kita tidak akan menanam pohon kelapa di dalam rumah. Karena selain tingginya yang dapat setinggi rumah tiga tingkat, bahaya juga kalau buah kelapanya jatuh. Lalu apa saja manfaatnya?

1. Mempercantik ruangan

Apa sih yang lebih memanjakan mata ketimbang melihat pemandangan yang alami? Iya tau, pasti itu kan. Tapi kan nggak mungkin memajang itu di dalam ruangan. Makanya, sebagai alternatif kedua, tanaman hias inilah yang dapat memanjakan mata agar tidak merasa jenuh di dalam rumah. Selain itu, tanaman hias di sudut rumahmu juga akan menjadi pemanis biar nggak kaku-kaku amat.

2. Pembersih udara

Air purifier? Air humidifier? Iya itu juga pembersih udara, sih. Tapi tanaman berdaun juga merupakan pembersih udara yang alami lho. Murah, tanpa listrik, tanpa harus kredit, bisa berkembang biak lagi. Emang kalau kamu beli air purifier bisa? Enggak kan.

Pembersih udara ini penting, karena kita tidak pernah tahu udara di dalam rumah kita itu bersih atau tidak. Meski kelihatannya bersih (emang udara bisa diliat?), tapi sebenarnya belum tentu. Misalnya dari asap dapur, dari asap rokok, atau dari gas-gas lainnya. Oleh karena itu keberadaan tanaman hias sangat penting dalam rumahmu. Kecuali kalau rumahmu adalah rumah pohon.

3. Baik menurut fengshui

Bagi kamu yang mempercayai fengshui, banyak sekali varian tanaman hias indoor yang memberikan peningkatan kualitas chi yang sangat bagus. Manfaatnya pun bermacam-macam, tapi saya nggak ngerti fengshui, takut salah. Mending kamu lihat di sini saja.

4. Bisa buat lalapan

Sebagai makhluk hidup, kita manusia membutuhkan makanan. Bagi yang doyan makan penyetan, pecel lele, ayam goreng ataupun bakar seperti saya, salah satu entitas yang wajib ada adalah lalapan (saya nggak tahu yang bener lalapan atau lalaban). Jikalau kamu beli ayam penyet tapi abangnya lupa ngasih lalapan, atau ngasih tapi dikit, kamu bisa dengan mudah metik sendiri dari sumbernya. Sangat fungsional, bukan?

Jenis-jenis tanaman hias indoor yang bisa kamu pilih

Sekarang sudah pada tahu kan seperti apa saja ciri-ciri tanaman yang bisa dijadikan tanaman hias indoor? Sudah ngerti kan apa saja fungsi serta manfaatnya? Bagus, sekarang karena kamu sudah tahu bahwa tanaman hias indoor itu bermanfaat, maka kamu harus membelinya.

Karena kamu mau beli tanaman hias, kan nggak enak kalau saya cuma nyuruh aja tapi nggak memberi solusi, emangnya saya si anu. Maka dari itu, di bawah ini akan saya jelaskan satu-persatu buat kamu mengenai jenis-jenis tanaman hias yang bisa kamu pilih. Supaya bisa jadi pertimbangan buat kamu biar kamu nggak nyesel beli. :3

1. Lidah Buaya

aloevera-sfeer-lidah-buaya-tanaman-hias-indoor

Lidah buaya atau crocodile’s tongue aloe vera adalah tanaman yang sudah sangat dikenal di masyarakat. Sudah merupakan rahasia umum jika tanaman lidah buaya dapat digunakan sebagai pelembap dan penyubur rambut, atau bisa juga untuk dikonsumsi. Tapi kamu nggak tahu kan kalau lidah buaya bisa buat tanaman hias indoor?

Tentu bukan lidah buaya yang berukuran besar, repot juga. Kalau untuk tanaman hias indoor, ada varian lidah buaya yang ukurannya kecil dan imut-imut, sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias. Cara perawatannya pun jauh lebih mudah dibanding tanaman lidah buaya yang ukurannya seukuran lidah buaya beneran.

2. Peace Lily

peace-lily-tanaman-hias-indoor

Mungkin kamu sudah sering melihat tanaman ini tapi nggak tahu namanya. Sama, saya juga baru tahu. Ternyata tanaman cantik ini namanya Peace Lily. Tanaman ini juga termasuk tanaman yang mudah dalam perawatannya. Tidak memerlukan cahaya yang berlebih, cukup dengan cahaya dalam ruangan.

3. Lavender

tanaman hias indoor

Udah tanamannya cantik, warna-warni, baunya enak, bisa ngusir nyamuk pula. Kurang bermanfaat apa lagi coba? Tanaman yang biasanya jadi aroma lotion anti nyamuk ini merupakan tanaman yang cocok untuk ditanam di dalam ruangan karena hidup pada iklim kering dan panas. Untuk hasil terbaiknya, tempatkan Lavender di dekat jendela supaya mendapat sinar matahari yang cukup, dan tentu saja agar nyamuk enggan masuk~

4. Anggrek

tanaman hias indoor

Tidak ada yang mampu menolak keindahan bunga yang satu ini. Banyak sekali jenis-jenis anggrek di dunia, mulai dari yang murah sampai yang mahal dan langka. Perawatannya juga terbilang mudah, asalkan ditanam di media yang benar. Untuk tanaman hias di luar maupun di dalam ruangan, anggrek emang juaranya!

Oiya! Kalau kamu belum dapat memiliki bunga anggrek tapi ingin mempunyai bunga di dalam ruangan, kamu juga bisa membuat bunga dari kertas lho!

5. Gelombang cinta

tanaman hias indoor

Ini apaan sih kok bahas cinta-cintaan? Ya ngga apa-apa dong, daripada menebar kebencian~ halah. Kamu tau kan tanaman gelombang cinta? Itu lho yang daunnya lebar meliuk-liuk bagaikan ombak di lautan. Gelombang cinta, atau anthurium gelombang cinta, ini sempat menjadi primadona di kalangan hobiis tanaman, karena memang daunnya sangat cantik dan unik. Pada zaman kejayaannya, tanaman ini bahkan punya harga sampai puluhan juta, benar-benar fantastis.

6. Krisan

tanaman hias indoor

Tanaman ini adalah tanaman bunga. Bunga krisan. Krisan ya, bukan croissant. Kalau kamu penyuka bunga, pasti sudah tahu bunga ini. Tapi pernahkah kepikiran untuk menanam sendiri dan menaruhnya di dalam rumah? Kalau belum, mungkin kamu harus coba taruh dalam ruanganmu dan rasakan sendiri perubahannya.

Baca juga: Cara Membuat Bunga dari Kertas Origami

7. Bonsai

tanaman hias indoor

Kalau ini sih bukan tanaman, tapi seni ‘mengkerdilkan’ ukuran pohon. Pohon yang dibonsai akan terlihat seperti pohon besar yang berumur tua, dan memang sebenarnya begitu, namun dalam ukuran yang mini. Tidak semua jenis tanaman dapat dibonsai, tanaman yang umum dibuat bonsai biasanya tanaman berkayu, berusia panjang, dan daun yang lebat.

8. Kaktus

tanaman hias indoor

Sekarang ini banyak sekali varian kaktus mini ataupun kaktus bunga mini yang dijadikan tanaman hias indoor. Saya juga menyukai tanaman imut ini. Kenapa lagi kalau bukan karena pada dasarnya tanaman kaktus adalah tanaman yang hidup di tempat kering sehingga perawatannya pun sangat mudah.

9. Monstera

tanaman hias indoor

Kalau kamu mau tanaman yang berukuran besar, monstera mungkin akan cocok. Namanya aja udah ada monster-nya, kebayang kan wujud tanaman ini bakalan besar. Bentuk daunnya lebar sama seperti daun talas, tapi bolong-bolong mengikuti kontur tulang daunnya. Tanaman ini akan sangat indah bila dirawat dan dilap sehingga daunnya mengkilap.

10. Azalea

tanaman hias indoor

Beuh, dari namanya aja udah cantik banget, cocok buat nama anak perempuan kamu nanti. Beberapa dari kamu mungkin udah pada tau kalau azalea itu nama bunga. Dari segi visual, bentuknya mungkin mirip bunga bougenville, bedanya, bunga ini lebih terlihat segar. Tanaman ini adalah pembersih udara yang baik karena dapat menyerap berbagai polutan di udara, dan mengembalikannya menjadi oksigen segar yang bisa kamu hirup.

2 Replies to “Tanaman Hias Indoor: Fungsi, Manfaat, dan Jenis-jenisnya”

Leave a Reply