PENGERTIAN ALAM ROH


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Seluruh makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah SWT. diberi roh di dalam raganya. Roh itulah yang nantinya menjadi penggerak atau menunjukan bahwa makhluk tersebut dalam keadaan hidup. Bila roh tersebut telah keluar dari dalam jasadnya maka makhluk tersebut berarti telah mati.

Bukan hanya manusia saja yang memiliki roh di dalam badannya, melainkan hewan juga memiliki roh sebagai penghidupannya. Hewan pun sama bila roh tersebut masih ada dalam raganya berarti hewan tersebut masih hidup.

Roh sendiri tidak bisa dilihat oleh manusia. Roh merupakan makhluk Allah yang ghoib atau tidak kasat mata. Manusia hanya dapat membuktikan bahwa roh tersebut masih dalam raga makhluk manakala makhluk tersebut masih bernafas.

Roh akan meninggalkan jasad manakala Allah telah memanggilnya untuk kembali ke alamnya. Alam roh juga tidak bisa dicerna oleh akal manusia biasa, sebab keberadaan alam tersebut yang hanya akan diketahui bila manusia telah meninggalkan dunia.

ALAM ROH

Berkaitan dengan alam roh tidak ada manusia yang dapat mengetahui bagaimana perjalanan roh dirinya selepas meninggal dunia, terkecuali pendapat tersebut disandarkan dengan hadis atau ayat Quran. Sehingga kebenaran tersebut dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.

Kenapa demikian? Mengingat roh adalah perkara ghoib. Perkara ghoib apabila tidak disandarkan kepada dalil yang terpercaya maka dihawatirkan akan menjadi berita yang tidak dapat dipercaya sebab tidak setiap orang dapat membuktikan kebenarannya.

Dalam sebuah hadis Rasulullah saw. menceritakan kisah perjalanan roh seorang mukmin dari kematian hingga ditempatkan kembali ke liang lahat, demikian intisari dari hadis tersebut:

“pada suatu hari Rasulullah saw. pergi bersama para sahabat mengantarkan jenazah salah satu sahabat Anshar. Setibanya mereka di pemakaman penggalianliang lahat ternyata belum selesai.

Maka Rasulullah pun duduk di atas tanah dengan menghadap kiblat. Sementara para sahabat duduk disekitaran Rasulullah dengan tenang. Saking tenangnya hingga seakan-akan ada burung yang hinggap di atas kepala mereka.”

Melalui hadits  di atas perawi hadis menggambarkan bagaimana kondisi di sekitaran Rasulullah pada saat itu. beliau mengambil kayu lalu mengorek-orek tanah. Kemudian beliau melihat ke langit lalu menunduk. Hingga tiga kali lalu setelah itu beliau bersabda kepada para sahabat,

“memohonlah kalian (perlindungan) dari siksa kubur sebanyak dua atau tiga kali, lantas beliau pun berdoa “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur.” Sebanyak tiga kali.

GAMBARAN ALAM ROH MANUSIA

Dari hadis di atas kemudian Rasulullah menlanjutkan menggambarkan kepada para sahabatnya bagaimana keadaan seorang hamba sejak mengalami kematian hingga dimasukan ke dalam liang kuburnya,lalu ditinggalkan oleh para keluarga dan orang-orang yang mengantarkannya.

Dikabarkannya bahwa manusia saat dijemput kematian itu terbagi menjadi dua golongan, yaitu ada yang beriman dan ada yang kufur. Perbedaan diantara keduanya sangatlah jauh mendasar.

Sesungguhnya seorang hamba yang beriman ketika hendak meninggalkan kehidupan dunianya dan memasuki kehidupan akhiratnya akan didatangi malaikat dari langit. Mereka datang dengan rupa terbaik dan akan menempati sebuah tempat tertentu dengan mengenakan pakaian yang terbaik pula.

Wajah mereka putih berseri. Di tangan mereka terdapat kain kafan untuk membungkus roh sang hamba tersebut. Tampak mereka duduk sejauh pandangan mata. Bahkan bagi orang shaleh mereka dapat menceritakan kejadian yang disaksikannya itu sedangkan orang-orang disekitarnya tidak melihat apa-apa.

Tidak lama kemudian datanglah malaikat dekat kepala sang hamba dan berkata kepada roh sang hamba tersebut “wahai jiwa yang tenang, keluarlah kepada Tuhanmu dengan keadaan rida dan diridai.” (terjemah Q.S: al-Fajr: 27-28).

Roh tidak dapat menunda perintah tersebut. Roh keluar perlahan dari jasad seperti air bersih yang mengalir ke riba air. Setelah roh orang mukmin tersebut keluar lantas seluruh malaikat bumi dan malaikat langit menshalatkannya.

Pintu-pintu langit dibuka dan setiap penduduk langit berdoa kepada Allah dan memohon agar roh tersebut diangkat ke tempat mereka. Begitu roh sang hamba dikeluarkan oleh tangan malaikat, maka malaikat yang hadir menyaksikan kematian tidak membiarkan roh tersebut sekejap mata pun.

Mereka langsung mengambilnya dan meletakkannya di atas kain kafan dan memberi minyak wangi yang mereka bawa dari surga.

AROMA WANGI ROH MANUSIA

Rasulullah saw. menggambarkan bagaimana aroma wangi roh seorang hamba melalui sabdanya: “ aroma itu keluar dari roh bagaikan minyak kasturi yang paling wangi yang pernah engkau temukan dimuka bumi.”

Rupanya roh tersebut merupakan roh seorang hamba yang selalu diharumkan dengan iman dan amal saleh sewaktu di dunia. dan jejak roh tersebut diketahui ketika roh tersebut keluar dari jasadnya.

Ketika roh telah bersama malaikat maka malaikat akan langsung menuju ke langit tertinggi. Dalam perjalanan setiap kali berjumpa dengan malaikat mereka bertanya tentang bawaan roh yang wangi tersebut lantas malaikat menjawab “ini adalh roh fulan bin fulan.”

Roh tersebut terus dibawa hingga ke langit tujuh lalu nama hamba tersebut akan ditulis di ‘Illiyyin. Lalu roh tersebut dikembalikan lagi ke bumi dan dimasukan kembali ke jasadnya. Sehingga dia (orang yang mati) bisa mendengar suara kawan-kawannya yang pergi meninggalkan kuburnya.

Setelah roh tersebut berada di dalam kubur bersama jasddnya, maka hanya Allah lah yang mengetahui segalanya. Selanjutnya ialah sang hamba tersebut akan menghadapi malaikat Munkar dan Nakir untuk memberi pertanyaan.

itulah penjelasan tentang alam roh apabila dengan penjelasan ini teman teman masih belum paham, silahkan bisa kunjungi pembahasan tentang alam roh di situs nyamankubro.com

Wallohu a’lamu bish shoab wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Leave a Reply