Mengapa Tidak Setiap Negara di Dunia Memiliki Sumber Minyak Bumi?

6 min read

Ada sebuah rasa penasaran yang belum terjawab di dalam benak saya, yang muncul semenjak pertama kali mendengar pertanyaan, “Mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi?”

Pertanyaan tersebut selalu terngiang-ngiang di kepala, seakan memaksa saya untuk mencari tahu lebih jauh lagi. Sejurus kemudian, saya langsung membaca ke sana-ke mari mencari jawaban yang memuaskan. Akhirnya, sampailah pada sebuah kesimpulan.

Namun sebelum kita membahas kesimpulan mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi, mari kita simak apa itu sebenarnya minyak bumi.

Pengertian minyak bumi

mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi

Sebelumnya, sudah pada tahu kan, bahwa minyak bumi itu berbeda dengan minyak yang biasa kita gunakan sehari-hari untuk memasak?

Ya, memang berbeda. Minyak yang biasa digunakan ibu untuk memasak itu namanya minyak goreng, atau dikenal juga dengan nama minyak kelapa sawit. Memang dari bahan dan proses pembuatannya yang berasal dari tumbuhan, sehingga minyak kelapa sawit aman untuk dimakan.

Berbeda dengan minyak bumi. Minyak bumi adalah cairan minyak yang bersifat kental dan mudah terbakar, yang berwarna gelap kecokelatan, ada juga yang berwarna hijau gelap, dan biasanya berada di sekitar area kerak bumi. (Sekitar 3-4 KM di bawah tanah)

Secara struktur, minyak bumi umumnya tersusun dari beberapa campuran hidrokarbon kompleks, belerang, nitrogen, oksigen, karbon, dan juga alkana. Namun dari segi tampilan fisik, komposisi, dan tingkat kemurniannya, minyak bumi memiliki variasi.

Wah, berarti minyak bumi berada jauh di dalam tanah, dong? Lalu gimana cara ngambilnya?

Betul sekali! Karena terletak di area kerak bumi dan sekitarnya, minyak bumi tidak dapat dengan mudah dideteksi keberadaannya, apalagi digali dan diambil begitu saja. Untuk mengambil minyak bumi, kita harus tahu dulu lokasi/negara mana yang masih memiliki potensi minyak bumi, setelah itu, barulah dilakukan pengeboran sumur minyak.

Kenapa minyak bumi bisa berada sejauh itu di dalam tanah?

Well, pertanyaan ini memiliki kaitan erat dengan bagaimana minyak bumi terbentuk. Kalau kamu mengetahui bagaimana minyak bumi bisa terbentuk, maka kamu akan paham mengapa minyak bumi bisa terpendam jauh di dalam tanah.

Bagaimana minyak bumi terbentuk?

mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi

Berjuta-juta tahun yang lalu, hiduplah milyaran mikroorganisme kecil di lautan. Mikroorganisme tersebut berupa plankton, jasad renik, dan hewan laut lainnya, lalu mereka mati dan tenggelam di dasar laut. Sementara itu, ada juga hewan dan tumbuhan di daratan yang mati, kemudian jasad mereka terkubur dan mengendap di dalam tanah.

Jasad-jasad renik dan jasad tumbuhan dan hewan yang mati ini kemudian perlahan-lahan turun semakin dalam ke permukaan bumi yang lebih dalam dan menjadi senyawa yang mengendap bersamaan dengan proses dekomposisinya karena suhu yang semakin tinggi.

Singkat cerita, hasil dari proses dekomposisi dari endapan makhluk hidup itulah yang kemudian berubah menjadi senyawa-senyawa baru, dengan kadar kandungan yang berbeda-beda, di setiap kedalaman tanah yang berbeda-beda pula.

Itulah mengapa minyak bumi, batu bara, dan gas alam disebut bahan bakar fosil. Karena proses terbentuknya adalah dari dekomposisi jasad makhluk hidup yang telah mati, dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat diperbaharui.

(Perlu diingat, minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Bisa, tapi membutuhkan waktu yang sangat lama.)

Untuk lebih jelasnya, silakan simak video tentang bagaimana pembentukan minyak bumi ini. Video keren yang sangat mudah dimengerti dari SmarterIndo. 😀

 

Pemanfaatan minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari

mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi

Dalam kehidupan kita sehari-hari, secara disadari atau tidak, kita sangat bergantung pada pemanfaatan minyak bumi. Contohnya saja ketika ibu kita ingin memasak, maka ibu membutuhkan kompor. Kompor membutuhkan gas. Gas adalah salah satu contoh dari sekian banyak contoh pemanfaatan minyak bumi.

Lalu apa saja sih pemanfaatan minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari?

1. Gas LPG

PT Pertamina (Persero) lewat mereknya, Elpiji, mengeluarkan tabung gas LPG (Liqufied Petroleum Gas) untuk konsumsi rumah tangga maupun skala besar di Indonesia. Gas LPG merupakan salah satu contoh hasil pemanfaatan dari minyak bumi dan gas alam.

2. Sebagai bahan baku pembuat avtur

Aviation turbine atau avtur juga merupakan salah satu contoh pemanfaatan minyak bumi, yang mana umumnya diguakan sebagai bahan bakar untuk pesawat terbang.

3. Sebagai bahan baku pembuat bahan bakar kendaraan (BBM)

Salah satu contoh nyata pemanfaatan minyak bumi adalah bensin. Kita semua memakai kendaraan untuk bepergian, dan sebagian besar kendaraan di Indonesia adalah kendaraan bermotor. Untuk dapat berjalan sebagaimana mestinya, setiap kendaraan bermotor membutuhkan bensin sebagai bahan bakarnya.

4. Sebagai bahan baku minyak tanah

Penyulingan minyak bumi mentah menghasilkan produk olahan yang berbeda-beda. Minyak tanah adalah salah satu contoh pemanfaatan minyak bumi yang menggunakan bahan bakar hidrokarbon dengan titik didih yang lebih tinggi ketimbang bensin.

5. Sebagai bahan baku solar

Lain halnya dengan bensin, produk hasil olahan minyak bumi yang satu ini memiliki kadar oktan yang lebih tinggi lagi. Solar digunakan sebagai bahan bakar diesel, seperti misalnya genset, traktor, alat pemotong rumput, bahkan beberapa kendaraan yang bermesin diesel juga menggunakan bahan bakar solar.

6. Sebagai pelumas mesin

Pelumas di Indonesia lebih sering disebut sebagai oli. Cairan kental dan licin ini digunakan sebagai cairan yang berguna untuk melubrikasi mesin. Gunanya adalah sebagai pelindung yang akan mengurangi daya gesek antara dua permukaan yang saling bersinggungan.

7. Sebagai bahan baku untuk membuat lilin

Siapa sangka, lilin yang umumnya berwarna putih itu ternyata juga merupakan produk turunan dari hasil pemanfaatan minyak bumi? Percaya atau tidak, memang begitulah faktanya.

Minyak bumi yang bersifat cair dan memiliki kandungan hidrokarbon alkan dengan formla CnH2n+2 disebut sebagai parafin. Parafin inilah yang kemudian akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar padat untuk membuat lilin.

8. Sebagai bahan baku pembuat aspal

Satu-satunya senyawa hidrokarbon yang bersifat adhesif (melekat). Memiliki warna yang hitam pekat, dapat mengeras, dan anti air. Sifat-sifat aspal ini yang membuatnya dimanfaatkan sebagai lapisan terluar dalam membuat jalan.

Mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi

mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa kandungan minyak bumi terbentuk dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati selama ratusan, ribuan, bahkan jutaan tahun yang lalu. Lalu mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi?

Bukankah sejak zaman dahulu di setiap permukaan bumi ada makhluk hidup yang mati?

Betul sekali, memang benar. Sejak berjuta tahun yang lalu, pasti ada makhluk hidup di setiap negara di dunia yang mati, namun ternyata bukan hanya itu saja faktor dari terbentuknya minyak bumi.

Ada setidaknya empat faktor utama yang memengaruhi mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi:

1. Tanah di wilayah tersebut harus berbentuk cekungan

Minyak bumi adalah hasil dari dekomposisi atau penguraian dari jasad-jasad makhluk hidup yang telah mati, kemudian tertimbun selama jutaan tahun di bawah tanah. Nah, yang dimaksud cekungan di sini adalah karakter tanah di wilayah tersebut harus mampu membendung agar timbunan minyak bumi itu tertampung dalam jumlah banyak.

2. Harus ada batuan yang memungkinkan untuk terbentuknya hidrokarbon

Syarat pertama untuk memiliki sumber minyak bumi yaitu di daerah tersebut harus terdapat batuan yang memungkinkan terbentuknya hidrokarbon. Batuan yang dimaksud adalah batuan yang terbentuk dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati seperti algae, plankton, jasad renik, dan tubuhan yang telah terurai.

3. Batuan yang ada harus bersifat permeabel

Permeabel di sini artinya batuan tersebut adalah batuan berpori yang dapat meloloskan fluida yang terdapat di sekitarnya. Pori-pori pada batuan tersebut dapat berfungsi untuk memisahkan kandungan gas, minyak, dan juga air secara fisik.

Contoh sederhananya seperti tissue atau kain yang dicelupkan sebagian ke dalam air yang tercampur dengan minyak. Perlahan-lahan melalui tissue atau kain tersebut air akan memisahkan diri dari minyak. Ini terjadi karena perbedaan tingkat densitas antara air dan minyak.

4. Di atas batuan permeabel tersebut harus terdapat batuan penutup

Fungsi dari batuan penutup ini adalah sebagai sekat yang akan menjaga kandungan bakal calon minyak bumi atau kandungan hidrokarbon di bawahnya agar tidak keluar ke permukaan bumi sebelum waktunya, yaitu ketika telah benar-benar matang sebagai minyak bumi.

Intinya..

Itulah empat poin yang harus terpenuhi untuk menentukan di suatu daerah terdapat sumber minyak bumi atau tidak. Kalau ditanya mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi, jawabannya adalah karena tidak setiap negara memenuhi syarat-syarat di atas.

Kalau disimpulkan lebih tajam lagi, sebetulnya di dunia ini banyak negara yang memiliki kandungan sumber minyak bumi, hanya saja tidak semuanya layak untuk diambil karena jumlah ketersediaannya.

Membangun sumur minyak bukanlah hal yang murah, sehingga harus dipastikan bahwa kandungan minyak bumi di suatu daerah itu layak untuk diperjuangkan alias menguntungkan bagi daerah tersebut.

Negara mana saja yang masih memiliki potensi minyak bumi

mengapa tidak setiap negara di dunia memiliki sumber minyak bumi

Berdasarkan syarat-syarat yang telah disebutkan di atas, lalu negara mana saja sih yang masih memiliki potensi minyak bumi?

1. Rusia

Rusia adalah negara dengan sumber minyak bumi terbesar di dunia, dengan tingkat produksi minyak sebesar 10 juta-an barrel per hari, atau setara dengan 12,1% bagian dari produksi minyak dunia, data tersebut dihimpun dari CIA Factbook tahun 2011.

Negara yang dahulu dikenal dengan nama Uni Soviet ini memiliki sumber kandungan minyak bumi yang melimpah dan menjadi produsen minyak bumi terbesar, dan juga sebagai penghasil gas alam terbesar kedua di dunia.

2. Arab Saudi

Arab Saudi adalah negara dengan sumber minyak bumi terbesar kedua di dunia, dengan produksi sebesar hampir sembilan juta barrel per harinya atau sekitar 10,6% dari produksi minyak dunia menurut data CIA Factbook tahun 2011. Sebagian besar minyak bumi yang dihasilkan oleh Arab Saudi diekspor ke luar negeri, dan menjadikan Arab Saudi negara ‘raja minyak.’

3. Amerika Serikat

Di posisi ketiga negara dengan sumber minyak terbesar di dunia, ada Amerika Serikat dengan total produksi delapan juta barrel per hari atau 8,9% dari produksi minyak seluruh dunia (menurut data CIA Factbook tahun 2011). Selain menghasilkan minyak, Amerika juga merupakan konsumen minyak bumi terbesar di dunia.

4. Iran

Produksi minyak negara Iran di tahun 2009 adalah sebesar lima juta barrel per hari atau 4,8% dari produksi minyak dunia. Negara di kawasan Timur Tengah seperti Iran dan Kuwait (serta Arab Saudi) adalah negara-negara yang sering berkonflik dengan negara lain karena kandungan minyak yang dimiliki negara-negara tersebut.

Di samping itu juga adanya ambisi dari negara lain untuk menginvansi dan menguasai sumber-sumber minyak mereka. Negara Iran, kaya akan sumber daya energi seperti gas alam dan minyak bumi.

5. Cina

Cina adalah negara penghasil minyak terbesar kelima di dunia, dengan tingkat produksi minyak bumi sebesar empat juta barrel per hari atau 4,56% dari produksi dunia.

Republik Rakyat Cina dianggap sebagai negara adidaya baru, karena pertumbuhan ekonomi Cina sangat maju, dengan didukung oleh kemajuan pesat di sektor ekonomi, kekuatan militer, populasi, serta sumber daya energi khususnya minyak.

6. Kanada

Kanada adalah negara dengan luas wilayah 9,98 km², yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat di sebelah selatan, Samudera Pasifik di barat, Samudra Arktik di sebelah utara, dan Samudera Atlantik di sebelah timur.

Di negara Kanada, industri minyak bumi adalah industri utama, dan ini menjadikan Kanada sebagai salah satu negara maju dengan menjadi eksportir energi bersih. Negara ini menghasilkan minyak sebesar tiga juta barrel per hari atau 3,9% dari produksi minyak dunia.

7. Meksiko

Meksiko adalah sebuah negara di Amerika Latin yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat, Guatemala, Samudera Pasifik di sebelah barat, serta Teluk Meksiko di sebelah timurnya.

Meksiko merupakan salah satu negara dengan sumber minyak terbesar di dunia dengan produksi tiga juta barrel per hari, atau 3,56% dari produksi minyak dunia.

8. Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab (UEA) adalah sebuah negara yang merupakan federasi dari tujuh emirat yaitu Abu Dhabi, Dubai, Ajman, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah serta Umm al-Quwain. Uni Emirat Arab beribukota di Abu Dhabi, dan kota terbesar di negara ini adalah Dubai.

Uni Emirat Arab adalah salah satu negara dengan sumber minyak bumi terbesar di dunia, dengan produksi sebesar 2,7 juta barrel per hari atau 3,32% dari produksi minyak dunia di tahun 2009.

9. Brazil

Brazil adalah negara yang kaya akan sumber daya alam yang melimpah dan memiliki hutan hujan yang terbesar, yaitu Amazon. Selain itu, negara Brazil juga merupakan salah satu negara dengan sumber daya minyak terbesar di dunia, dengan produksi di tahun 2009 sebesar 2,5 juta barrel per hari atau 3,05% dari produksi minyak dunia.

 

Leave a Reply