Ingin Berwisata ke Gunung Anak Krakatau? Ini Dia Tips-nya!

Pantai Carita adalah sebuah Desa di Kecamatan Carita, Kab. Pandeglang, Provinsi Banten. Pantai Carita ini dulunya merupakan bagian dari Jawa Barat, namun dipisahkan sejak tahun 2000, dengan keputusan UU Nomor 23 Tahun 2000.

Pusat pemerintahannya berada di Kota Serang yang sekarang termasuk dalam Provinsi Banten.

Banten menjadi surganya tempat wisata.

Karena Banten mempunyai potensi objek wisata yang sangat besar. Bila kamu ingin berwisata ke pegunungan ataupun laut dan pantai, Banten adalah tempatnya yang tepat.

Karena di provinsi ini secara geografis terdapat beberapa gunung berapi yang masih aktif sebut saja Gunung Anak Krakatau, Gunung Karang & Gunung Pulosari, serta laut dan hamparan pantai yang menakjubkan dari Pantai Anyer, Pantai Carita hingga Pantai Sawarna.

Sebagai contoh kecil, kita lihat saja di Banten, seperti Gunung Anak Krakatau, Ujung Kulon, yang keindahannya sudah tidak diragukan lagi karena objek wisata pantai carita ini sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Belum lagi pantai dan laut yang memang jarang sekali dipublikasikan yang memiliki keindahan alam yang luar biasa.

gunung anak krakatau


Gunung Berapi Terbanyak

Di mata dunia, Indonesia adalah negara yang memiliki gunung berapi yang masih aktif terbanyak.

Salah satunya adalah Gunung Anak Krakatau. Ini merupakan anugerah yang patut kita syukuri, serta Indonesia memiliki paling banyak taman nasional flora dan fauna salah satunya Taman Nasional Ujung Kulon yang menjadi rumah Badak bercula satu.

Orang Kanekes atau Suku Badui

Badui adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Populasi mereka sekitar 5.000 hingga 8.000 orang, dan mereka merupakan salah satu suku yang sangat mengisolasi diri mereka dari dunia luar.

Selain itu, mereka juga memiliki keyakinan tabu untuk difoto.

Kegiatan di Gunung Anak Krakatau

Kamu juga dapat menjelajahi koleksi unik flora yang terdiri dari 206 jenis jamur, 13 jenis lichenes, 61 tumbuhan paku, dan sekitar 257 jenis spermatophyta.

Di samping itu, kamu dapat juga menemukan beberapa hewan yang mendiami dataran pulau-pulau vulkanik termasuk ular, kadal, penyu laut, kelelawar, dan lain-lain.

Berikut adalah kegiatan lain yang dapat kamu lakukan di sekitar kompleks cagar alam ini:

Pulau Sertung, di sini selain mengagumi pemandangan yang menakjubkan, kamu dapat berenang, menyelam, dan berselancar.

Rakata, kamu dapat melakukan aktivitas panjat dinding sebagai tambahan variasi kegiatan.

Panjang, berlokasi di barat daya pulau di mana kamu dapat menemukan sebuah terumbu karang yang masih alami bersama dengan koleksi indah ikan dan kehidupan laut lainnya.

Anak Krakatau, daya tarik utama dari seluruh cagar alam ini adalah Anak Krakatau.  Selain penelitian ilmiah dan pengamatan, kamu juga bias menginjakkan kaki di daerah tersebut dan merasakan pasir vulkanik panas.


Akomodasi Selama di Gunung Anak Krakatau

Akomodasi utama hanya dapat ditemukan di dalam kota Carita, Kabupaten Pandeglang. Salah satu fasilitas yang sudah dikenal adalah Kondominium Lippo Carita.

Di sini, selain menawarkan fasilitas menginap dan kegiatan, resor tersebut juga dapat mengatur perjalanan ke cagar alam krakatau.

Tips Berwisata ke Gunung Anak Krakatau

Buat kamu yang akan berkunjung ke Gunung Anak Krakatau, perlu kamu ketahui bahwa kamu harus mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) sebelum memasuki kawasan Cagar Alam Krakatau.

Nah, SIMAKSI Krakatau ini bisa kamu dapatkan di Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA Lampung), atau, apabila kamu menggunakan biro perjalanan wisata, biasanya sudah akan diurus oleh penyelanggara.

Leave a Reply