Google Rilis Google Duo, Aplikasi Panggilan Video yang Simpel untuk Semua

Google telah membuat terobosan baru dalam perhelatan aplikasi jejaring sosial. Pada konferensi tahunan Google I/O yang digelar 16 Agustus 2016 kemarin, Google secara resmi merilis aplikasi video calling yang bernama Google Duo.

Saat ini, Google dinilai memiliki catatan yang tidak begitu baik dalam mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis jejaring sosial, sebut saja seperti Hangouts dan Google Plus, namun raksasa perusahaan teknologi tersebut kini tengah berupaya keras untuk menunjukkan taringnya.

google_apps_duo_campaign_birthday_knock_knock

Hal ini dibuktikan dengan dirilisnya Duo, yang kini tersedia di dua platform yang besar yaitu Android dan iOS. Targetnya, tentu, agar tidak hanya smartphone berplatform Android saja yang bisa menjalankannya, namun juga iOS sebagai platform smartphone kedua terbesar. Mampukah Google bangkit dengan menyatukan dua platform besar ini? Kita lihat saja. 😀

Tidak hanya Duo, pada konferensi tahunan tersebut Google juga merilis aplikasi perpesanan Allo yang juga tak kalah menariknya. Namun permasalahannya adalah, Google Duo masih belum dapat terhubung langsung ke Google Chat, Hangouts, Spaces, bahkan aplikasi perpesanan terbarunya, Allo. Fitur tersebut memang tidak begitu diperlukan, namun apabila ada, tentu akan menjadi poin plus tersendiri. Istilahnya, bells and whistles.

Google Duo telah diunduh satu juta kali dalam waktu kurang dari seminggu

Meski perilisan aplikasi ini jauh lebih telat dibanding pesaingnya terdahulu seperti Facebook Messenger dan FaceTime milik Apple, sampai satu pekan setelah dirilis, Google Duo sudah didownload lebih dari satu juta kali. Ini terbukti dengan naiknya peringkat Google Duo hingga berada di posisi teratas pada jajaran aplikasi top free di Play Store.

Seperti yang dikatakan oleh Justin Uberti, technical lead Google Duo, dalam akun twitternya, ia mengunggah sebuah tangkapan layar berisi Top Free Apps di Google Play dengan Google Duo berada pada posisi satu.

 

Desain yang simpel dan antarmuka yang ramah pengguna

Tampilan antarmuka Google Duo
Tampilan antarmuka Google Duo

Hal terbaiknya adalah, Google Duo sangat amat mudah untuk digunakan. Ketika kamu membuka aplikasinya, kamu akan disambut dengan tampilan kamera selfie yang menampilkan video dari kamera depanmu.

Inilah yang terpenting, karena ketika kamu melakukan panggilan video, Google Duo memiliki fitur “Knock Knock“, yang akan memungkinkan si penerima panggilan untuk melihat preview videomu sebelum ia menerima panggilan tersebut. Fungsinya sama seperti lubang pintu gitu, deh.

Video call tetap berjalan meski koneksi internet tidak stabil

Google mengkalim aplikasi ini sangat sederhana, cepat, dan aman. Untuk memulai melakukan video call, pengguna hanya membutuhkan nomor telepon pengguna lainnya. Di samping itu, Google mengatakan bahwa video call pada aplikasi Duo akan tetap berjalan meski koneksi internet dalam kondisi tidak stabil. Cocok sekali untuk di Indonesia ya. Dikutip dari Google Blog,

“We all know how it feels when a call fails to connect or when video gets choppy. We’ve built Duo to be fast and reliable, so that video calls connect quickly and work well even on slower networks.”

Pengertian sekali, ya? :’)

Penutup

Dua buah aplikasi terobosan Google terbaru, Duo dan Allo, keduanya merupakan ide segar di tengah-tengah ramainya jenis jejaring sosial yang ada saat ini. Di Indonesia sendiri, aplikasi jejaring sosial masih didominasi oleh BBM, Line, dan para pemain lama lainnya. Sedangkan untuk melakukan video call, umumnya para pengguna aplikasi chatting tersebut masih mengandalkan fitur video call yang terdapat dalam aplikasi messenger.

Anyway, kalau kamu masih penasaran seperti apa Google Duo, sila lihat teasernya di sini:

Dengan segala kelebihan yang dibawa oleh Google Duo, akankah para pengguna beralih dari fitur video call aplikasi chatting ke Google Duo? Bagaimana dengan kamu? Sampaikan pada kolom komentar di bawah, ya! :3

Leave a Reply