Cara Mencuci Baju dengan Mesin Cuci yang Wajib Kamu Kuasai!

5 min read

Daripada membeli kaos baru tiap kaos milikmu kotor, mungkin kamu butuh untuk belajar bagaimana cara mencuci baju dengan mesin cuci. Ya kecuali kamu #horangkayah. Mengetahui bagaimana cara mencuci baju dengan mesin cuci adalah skill yang amat penting dalam hidup. Ikuti langkah-langkah di bawah ini, dijamin kamu langsung jago nyuci!

Sebelum memulai mencuci, pisahkan baju kotormu sesuai dengan warna dan bahannya

Ketika hendak mencuci pakaian, baik itu dengan tangan ataupun dengan mesin cuci, selalu ingat untuk memisahkan pakaian-pakaian yang ingin kamu cuci berdasarkan dua hal: warna, dan bahan. Tidak semua bahan pakaian dapat menerima perlakuan yang sama dalam mesin cuci.

Pisahkan antara pakaian berwarna terang dan gelap

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Saat kamu mencuci baju, terutama baju baru, umumnya pewarna pakaian yang digunakan pada bahan akan luntur (itulah kenapa pakaian lama biasanya tampak pudar dibanding pakaian baru).

Setiap pakaian yang berwarna putih, krem, merah muda, ataupun warna-warna pastel, harus disatukan dengan kelompok pakaian berwarna terang. Sementara itu, pakaian dengan warna hitam maupun warna gelap lainnya harus disatukan dengan kelompok pakaian berwarna gelap.

Hal tersebut harus dilakukan, karena kalau pakaianmu tidak kamu pisahkan, jangan kesal kalau baju putihmu akan berwarna biru setelah kamu cuci bersamaan dengan baju biru.

Pisahkan juga pakaian berdasarkan bahannya

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Beberapa bahan pakaian seperti bahan jeans atau bahan tebal lainnya (seperti handuk) harus dicuci dengan menggunakan wash cycle yang lebih tinggi dibanding pakaian berbahan katun tipis seperti kaos dalam. Apa itu wash cycle? Wash cycle adalah tingkat kekuatan dan putaran mesin cuci dalam mencuci pakaian. Ada yang lembut, sedang, dan keras.

Pada praktiknya, seringkali kita ingin berhemat air dengan mencuci semua baju kotor sekaligus. Padahal, hal tersebut bukanlah cara mencuci baju dengan mesin cuci yang benar.

Alih-alih berhemat air dan deterjen, kamu malah akan sedikit demi sedikit merusak pakaianmu dan mengurangi masa pakainya. Setelah rusak akhirnya kamu memutuskan untuk beli pakaian lagi. Jadi tidak jadi hemat kan?

Jangan abaikan care label pada pakaian, penting bagi kita untuk membacanya

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Tahu sepotong kain kecil berisi simbol-simbol yang biasanya terletak di kerah belakang bagian dalam kaosmu? Nah, itulah care label atau disebut juga care tag. Tahukah kamu, bahwa care label dibuat bukan cuma untuk membuat lehermu gatal? Kain kecil tersebut juga berfungsi sebagai panduan dalam proses pencuciannya.

Jadi, di saat kamu bingung bagaimana cara yang benar mencuci sebuah pakaian, perhatikan care label-nya. Care label itu akan memberitahu kamu terbuat dari bahan apa pakaianmu, bagaimana cara mencuci baju dengan mesin cuci (baju tersebut) yang benar, dan bagaimana cara yang tepat untuk mengeringkannya.

Ketahui temperatur air yang tepat untuk mencuci pakaianmu

Mesin cuci umumnya memiliki settingan temperatur air yang berbeda karena beberapa bahan dan warna pakaian membutuhkan level suhu yang berbeda pula dalam proses pencuciannya. Secara umum, pakaian membutuhkan temperatur hangat, dan dingin.

Penggunaan temperatur air hangat

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Temperatur air hangat digunakan untuk baju dengan warna yang cerah, terlebih baju berwarna cerah yang terkena kotoran membandel. Kelemahan baju berwarna cerah adalah, akan sangat mudah tampak bila ada kotoran yang menempel. Untuk itu, panas air dapat membantu menghilangkan noda dari pakaian putihmu.

Penggunaan temperatur air dingin

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Sementara itu, penggunaan temperatur air yang dingin dapat diaplikasikan kepada pakaian dengan warna gelap. Mengapa begitu, karena air yang dingin dapat membantu mengurangi jumlah pewarna yang luntur selama proses pencucian (sehingga pakaianmu nggak akan cepat pudar).

Mengetahui washing cycle yang tepat adalah sebuah kewajiban

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Sebagaimana temperatur air, mesin cuci juga memiliki jenis putaran (washing cycle) yang berbeda-beda, karena beberapa jenis bahan pakaian membutuhkan tingkat kekuatan dan putaran yang berbeda dalam pencuciannya. Setidaknya, ada tiga tingkatan putaran dalam mesin cuci, yaitu regular (disebut juga normal), permanent press, dan delicate.

Gunakan regular cycle atau normal cycle untuk baju putih

azquotes.com

Ketika mencuci pakaian yang berwarna putih dan cerah, selalu gunakan tingkat putaran yang normal. Misalnya pakaian semacam underwear, kaos kaki, singlet, atau pakaian gym. Regular cycle memberikan perputaran yang cepat dan temperatur air hangat untuk memberikan hasil yang bersih dan segar pada pakaianmu.

Temperatur air yang hangat akan membantu untuk menghilangkan noda pada pakaian putihmu, namun akan membuat pakaian berwarna gelap menjadi cepat pudar, maka berhati-hatilah. Beberapa mesin cuci tidak memiliki opsi regular/normal cycle. Untuk kasus seperti ini, cukup atur temperatur air menjadi hangat, dan kamu akan mendapatkan hasil yang sama!

Gunakan permanent press cycle untuk baju berwarna gelap

Mungkin inilah settingan yang paling membuat banyak orang bingung, termasuk saya pada awalnya. Untuk kali ini, mari kita kupas secara menyeluruh mengenai permanent press cycle. Sederhananya, permanent press cycle digunakan untuk pakaian yang berwarna gelap. Misalnya, polo shirt, celana khaki, kaos kaki berwarna gelap, dan lainnya.

Permanent press cycle bekerja dengan mencuci dengan air hangat dan kemudian diikuti dengan air dingin pada pembilasan. Jenis putaran ini jauh lebih lembut dibanding regular/normal cycle. Jadi, gunakan permanent press cycle untuk merawat pakaian keseharianmu, terlebih yang berwarna, agar selalu terlihat bersih dan segar.

Gunakan delicate cycle untuk baju yang berbahan lembut

Mungkin kamu sudah nebak-nebak, delicates digunakan untuk mencuci pakaian yang sifatnya lembut. Memang benar, segala baju dan pakaian yang berbahan lembut, seperti bra, dry-fit, sweater katun, kaos oblong, dan sebagainya, sangat tepat apabila dicuci dengan menggunakan delicate cycle. Namun pastikan dalam care label pakaian tersebut tidak mengharuskanmu untuk hanya mencucinya dengan tangan ya!

Kalau di dalam care label bajumu terdapat simbol cuci dengan tangan, maka jangan gunakan cara mencuci baju dengan mesin cuci. Biasanya, baju dngan lebel tersebut memiliki perawatan khusus dan akan rusak jika dicuci menggunakan mesin cuci.

Bahan-bahan pakaian yang lembut biasanya mudah rusak dan sobek, jadi, delicate cycle mengunakan air dingin dan putaran yang agak rendah untuk menghilangkan noda pada pakaianmu secara lembut dan hati-hati. Kalau mesin cucimu tidak memiliki opsi ini, kamu bisa memilih menggunakan air dingin dan cuci seperti biasa.

Memilih cairan pembersih adalah salah satu tahap penting dari cara mencuci baju dengan mesin cuci yang benar, pastikan tidak salah pilih

Apa ya istilah yang tepat untuk cairan pencuci? Cairan pencuci itu maksudnya seperti deterjen, bleach atau pemutih, dan juga softener. Ada dua cara dalam menggunakan cairan pencuci, kamu bisa memasukkan bajumu terlebih dahulu kemudian baru menuangkan cairan pencucinya, atau isi mesin cuci dengan air 1/3, tuangkan cairan pencuci, kemudian masukkan pakaian kotormu.

Deterjen

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Jumlah deterjen yang kamu tuangkan ke dalam mesin cucimu tergantung jumlah pakaian yang akan kamu cuci. Biasanya, tutup tempat deterjen juga berfungsi sebagai gelas ukur untuk deterjen yang akan digunakan. 1/3 tutup untuk cucian yang sedikit, 2/3 tutup untuk cucian yang sedang, dan satu tutup penuh untuk cucian yang sangat banyak.

Meski begitu, terkadang beberapa jenis deterjen tertentu memiliki konsentrat yang lebih dibanding yang lain, yang artinya, kamu tidak perlu memakainya banyak-banyak. Jangan sungkan untuk membaca deskripsi pada kemasan deterjen.

Bleach

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Bleach atau pemutih digunakan untuk mengangkat noda membandel pada pakaianmu, atau juga digunakan untuk memutihkan baju putih sehingga menjadi lebih putih. Di pasaran, ada dua jenis pemutih atau bleach ini. Chlorine bleach, untuk membuat baju putih benar-benar putih, tetapi tidak boleh digunakan pada pakaian berwarna lain (misal: Bayclin), dan All-fabric bleach yang bisa digunakan di semua jenis dan warna bahan pakaian (misal: Vanish).

Softener

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Softener atau pelembut pakaian digunakan jika kamu ingin handukmu mengembang, atau kalau kamu menginginkan pakaianmu terasa lembut di kulit. Pelembut pakaian harus dimasukkan ketika proses pembilasan. Beberapa tipe mesin cuci memiliki wadah untuk menuangkan cairan pelembut dan akan secara otomatis tertuang ketika kamu mulai membilas pakaianmu.

Pelajari settingan dalam proses pengeringan pakaian agar pakaianmu tidak mudah rusak

cara mencuci baju dengan mesin cuci

Selalu ingat bahwa ada beberapa jenis pakaian yang lebih baik jika dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Sekali lagi, periksa care label pakaian–jika di situ dikatakan jangan dikeringkan, cukup gantungkan saja di suatu tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan biarkan kering dengan sendirinya.

Sebagaimana mesin cuci, tabung pengering juga memiliki settingan tertentu yang berbeda untuk mengeringkan berbagai jenis pakaianmu. Proses pengeringan adalah langkah terakhir dalam cara mencuci baju dengan mesin cuci. Pastikan kamu melakukannya dengan benar.

Regular/heavy dryer cycle

Kalau kamu menginginkan pakaianmu dengan super cepat, inilah setelan yang tepat yang harus kamu gunakan! Regular dryer cycle menggunakan temperatur panas tertinggi yang dapat mesin cuci hasilkan untuk mengeringkan bajumu dengan sangat cepat.

Panas yang dihasilkan mesin cuci juga ikut memanaskan drum pengering itu sendiri, sehingga terkadang akan membuat bajumu rusak. Bahkan, saking tingginya panas yang dihasilkan, hingga bisa memperkecil ukuran bajumu. Jadi, gunakan settingan ini hanya untuk mencuci pakaian berwarna putih saja.

Permanent press dryer cycle

Kalau settingan ini paling cocok digunakan untuk mencuci pakaian berwarna. Mengapa? Karena temperatur suhu dan tekanan yang sedang juga melindungi pakaian kesayanganmu dari kerusakan bahan dan pemudaran warna.

Delicate dryer cycle

Settingan delicate dryer cycle digunakan untuk pakaian-pakaian yang berbahan lembut. Karena bahan-bahan tersebut adalah bahan yang mudah rusak/sobek dengan sendirinya, maka pakaian tersebut tidak bisa ditempatkan pada temperatur suhu tinggi. Tentu saja dibarengi dengan perputaran yang pelan dan tekanan yang rendah. Memang dari segi energi kurang efisien, tapi settingan ini akan sangat membantu untuk membuat pakaian mahalmu jadi lebih awet.

 

Leave a Reply